Sriwijaya Capital dan BlueFive Capital Umumkan Aliansi Strategis

Sriwijaya Capital dan BlueFive Capital Umumkan Aliansi Strategis

Kembali

Singapore, 2 Oktober, 2025 — Sriwijaya Capital, perusahaan private equity yang berfokus pada Asia Tenggara dan didirikan oleh tokoh bisnis Indonesia, Arsjad Rasjid, telah menandatangani Memorandum of Understanding (“MoU”) dengan BlueFive Capital yang berbasis di Abu Dhabi untuk membentuk aliansi strategis guna memperkuat arus modal antara kawasan Teluk dan Asia Tenggara.

Kemitraan ini akan berfokus membangun koridor investasi South-to-South, menghubungkan sovereign wealth funds, investor institusi, dan family office di Teluk dengan peluang pertumbuhan di ASEAN. Sriwijaya Capital akan mengandalkan jaringannya yang luas mencakup korporasi, bisnis keluarga, private bank, dan investor institusi di kawasan, sementara BlueFive akan memanfaatkan jaringan globalnya, termasuk akses ke modal jangka panjang dari kawasan Teluk serta perusahaan dan institusi milik negara Tiongkok.

Aliansi ini pada tahap awal akan menargetkan Asia Tenggara dan Timur Tengah, dengan opsi ekspansi ke Asia Selatan dan pasar berkembang lainnya. Kedua perusahaan juga sedang menjajaki inisiatif kolaboratif di energi terbarukan dan infrastruktur, ekonomi digital dan fintech, serta kesehatan dan life sciences — dengan Indonesia sebagai pasar jangkar dan pusat ekspansi regional.

“MoU ini mencerminkan komitmen bersama untuk membangun hubungan investasi lintas batas yang lebih kuat. Bersama-sama, BlueFive dan Sriwijaya akan menghubungkan modal dan peluang antara kawasan Teluk dan Asia Tenggara, dengan fokus pada sektor-sektor berpertumbuhan tinggi yang penting bagi masa depan,” ujar Hazem Ben-Gacem, Founder dan Chief Executive BlueFive Capital.

Hartanto Tjitra, Chief Executive Officer Sriwijaya Capital, mengatakan: “Kemitraan ini menghubungkan kawasan Teluk dengan peluang ASEAN, memungkinkan kami bekerja dengan para investor, mengembangkan perusahaan, dan mendorong pertumbuhan di kedua wilayah. Ini juga menegaskan komitmen Sriwijaya terhadap Indonesia dan inisiatif ‘Indonesia Incorporated’, di mana sektor swasta dan pemerintah bekerja bersama sebagai mesin ganda pertumbuhan.” Sriwijaya Capital baru-baru ini mengumumkan penutupan pertama dana perdananya, yang menargetkan perusahaan growth-stage di Asia Tenggara pada sektor kesehatan, transisi energi, barang & jasa konsumen, serta jasa bisnis & industri.